BAGAIMANA CARA MENYAMPAIKAN DAKWAH SALAFIYYAH KE MASYARAKAT AWAM?

Oleh / Raj 8 1438 / Tanya Jawab

www.manhajul-anbiya.net – asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,

Tanya :

“Bagaimana dakwah (mengajak) masyarakat awam kepada Salafiyyah; Manhaj Salafush Shalih, khususnya mereka telah tergantung (simpati) kepada sebagian da’i yang jelek ?”

Jawab :

“Allah telah meletakkan untuk kita manhaj dalam berdakwah. Allah berfirman kepada Nabi-Nya :

«ادْعُ إِلِى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ »

Serulah (berdakwahlah) ke jalan (agama) Rabb-mu dengan cara hikmah, nasehat yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Rabb-mu Dia lebih tahu siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih tahu orang-orang yang mendapat hidayah.” [ an-Nahl : 125 ]

Dakwah ke jalan (agama) Allah dengan cara hikmah. Hikmah adalah ilmu, penjelasan, dan argumentasi. Jadi engkau berdakwah dengan ilmu, akhlak yang baik, lembut, dan halus, baik kepada awam maupun bukan awam. Namun awam akan lebih banyak bisa menerima. Dia akan bisa menerima kebenaran darimu tanpa ada perdebatan.

Jika dibutuhkan debat, yakni (karena) padanya ada sikap penolakan, atau ada keterkaitan dengan kebatilan, maka debatilah dia dengan cara yang lebih baik.

Allah Ta’ala berfirman,

« وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ (34) وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ (35)»

Tidak sama antara kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik. Maka orang yang antara kamu dengannya ada permusuhan tiba-tiba akan menjadi teman dekat. Maka (sifat-sifat baik itu) tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar, dan tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang yang mempunyai keuntungan yang besar.” [ Fushilat : 34 – 35 ]

Tidak akan diberi hikmah kecuali orang yang memiliki keuntungan yang sangat besar.”

سئل الشَّـيخ العلّامــة رَبِيع بنُ هَادِي المَدْخَلِي -حَـفِظَهُ الله-:

السُّــــ☟ـــؤَالُ:


كيف تكون دعوة عوام الناس إلى السلفية؛ منهج السلف الصالح، خاصة وقد تعلقوا ببعض دعاة السوء والشر؟

الجَـــ☟ـــوَابُ:


” … الله وضع لنا منهجاً للدعوة إلى إليه، الله قال لنبيه: «ادْعُ إِلِى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ » [النحل:125]


الدعوة إلى الله بالحكمة، والحكمة هي العلم والبيان والحجة فتدعو بالعلم وبالأخلاق الطيبة وبالرفق واللين، العامي وغير العامي، لكن العامي أكثر تقبلاً، وقد يقبل منك الحق بدون مجادلة،

فإن احتاج إلى مجادلة، كان عنده شيء من المناعة، شيء من التعلق بالباطل فجادله بالتي هي أحسن: « وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ (34) وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ (35)» [فصلت:34-35]، فما يعطى هذه الحكمة إلا ذو حظ عظيم “.

المصــدَرُ :

[http://www.rabee.net/ar/questions.php?cat=27&id=194]

#salafiyyah #manhajsalafy #dakwahsalafiyyah
#sabar #hikmah #ilmu
#rabi