KUNCI KEAMANAN DAN KEBERKAHAN

Oleh / Jm1 19 1438 / Fawaid

Al-Qur’an mengabarkan bahwa kunci keamanan dan keberkahan sebuah negeri adalah iman dan takwa, mentauhidkan Allah subhanahu wata’alah dan menjauhi kesyirikan.

Allah subhanahu wata’alah berfirman,

وَلَو أَنَّ أَهلَ القُرىٰ آمَنوا وَاتَّقَوا لَفَتَحنا عَلَيهِم بَرَكاتٍ مِنَ السَّماءِ وَالأَرضِ وَلٰكِن كَذَّبوا فَأَخَذناهُم بِما كانوا يَكسِبونَ

Jika penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (al-A’raf: 96)

الَّذينَ آمَنوا وَلَم يَلبِسوا إيمانَهُم بِظُلمٍ أُولٰئِكَ لَهُمُ الأَمنُ وَهُم مُهتَدونَ

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (al-An’am:82)

dari Majalah “asy-Asyari’ah | No. 114/X/1437 H / 2016 M | al-Ustadz Abu Ismail Muhammad Rijal, Lc hal. 13

#keamanan #keberkahan
#tauhid #iman #takwa #taqwa
#majalah_asysyariah