Nasehat Asy-Syaikh Al-Fadhil Al-Hakim Muhammad bin Shalih Ash-Shaumali

Oleh / Rb1 6 1430 / Nasehat

Nasehat Asy-Syaikh Al-Fadhil Al-Hakim Muhammad bin Shalih Ash-Shaumali terhadap orang yang mengikuti pendapat Asy-Syaikh Yahya

Asy-Syaikh Al-Fadhil Al-Hakim Muhammad bin Shalih Ash-Shaumali hafizhahullah sekarang sebagai imam dan khathib Masjidil Khair di Shan’a.

Dalam wasiatnya, Asy-Syaikh Muqbil Al-Wadi’i rahimahullah menasehatkan :

وأنصحهم أن يستشيروا في قضاياهم الشيخ الفاضل الواعظ الحكيم الشيخ محمد الصوملي، فإني كنت أستشيره ويشير علي بالرشد

“Saya nasehatkan mereka (ahlus sunnah di Yaman) untuk meminta nasehat dalam berbagai problem mereka kepada Asy-Syaikh yang mulia Sang Penasehat yang Bijaksana Asy-Syaikh Muhammad Ash-Shaumali. Sungguh aku dulu meminta nasehat darinya, maka beliau (Asy-Syaikh Ash-Shaumali) mengarahkanku pada bimbingan yang lurus.”

Sungguh beliau telah menjadi tempat Asy-Syaikh Muqbil meminta nasehat. Menunjukkan kematangan keilmuan dan kebijakan beliau yang cukup tinggi dan diakui. Bahkan beliau mampu menunjukkan pada suatu pendapat yang berkenan dan diterima oleh Asy-Syaikh Muqbil.

Sebagai realisasi wasiat tersebut, maka para kibâr masyâikh Yaman pun meminta nasehat pada beliau. Termasuk dalam pertemuan Ma’bar dan pertemuan Hudaidah, beliau juga turut berperan aktif dan bertandatangan.

Pada 12 Sya’ban 1429 H lalu beliau ditanya, bahwa ada seorang thalibul ilmi yang memihak kepada Asy-Syaikh Yahyâ dalam vonisnya terhadap Asy-Syaikh ‘Abdurrahmân, dan dia berupaya menyebarkan hal tersebut dan sebaliknya menghalangi disebarkannya nasehat dan penjelasan para ‘ulama, bagaimana menyikapinya?

Beliau menjawab : “Duduklah kalian dengannya dan nasehatilah dia.”