TIDAK DIDAPATKAN LANDASAN HUKUM SYAR’I YANG MEMBOLEHKAN PERAYAAN MAULID

Oleh / Rb1 13 1438 / Fiqih

al-Imam asy-Syaukani rahimahullah,

“Tentang Maulid, aku tidak mendapati sampai sekarang ada satu dalil pun yang menunjukkan kepastiannya, baik dari al-Qur’an, Sunnah Nabi, Ijma’, maupun Qiyas, tidak pula pendalilan. Bahkan kaum muslimin sepakat bahwa maulid TIDAK ADA pada masa generasi terbaik (generasi shahabat), tidak pula pada masa generasi setelahnya, tidak pula pada generasi setelahnya lagi.”

al-Fath ar-Rabbani 2/1088

قال الإمَامُ الشَّوكَانِي – رَحِمهُ اللَّه – :

المَولِد لَم أجِدُّ إلى الآن دَلِيلاً يَدُلُ عَلَى ثُبوتِهِ


مِنَ كِتَابٍ ، ولا سُنَّةٍ ، ولا إجمَاعٍ ، ولا قِيَّاسٍ ، ولا إستِدلَالٍ ، بَل أجمَعَ المُسلِمُون أنَّهُ لَم يُوجَد فِي عَصرِ خَير القُرونِ ، ولا الَّذِينَ يَلونَهُم ، ولا الَّذِينَ يَلونَهُم .

الفَتحُ الرَبَّانِي : (٢ / ١٠٨٨)