Aqidah

KETERKAITAN ERAT MALAIKAT DENGAN MANUSIA

al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

“Allah mewakilkan kepada para malaikat proses penciptaan manusia, memindahkan dari satu tahapan ke tahapan berikutnya, membentuk ciptaannya dan menjaganya dalam kegelapan yang berlapis-lapis

Menuliskan catatan taqdir : rizkinya, amalnya, ajalnya, dan dia itu celaka ataukah bahagia.

Malaikat senantiasa menyertainya dalam segala kondisinya, menghitung semua ucapan dan amalannya.

Malaikat senantiasa menjaga manusia selama hidupnya, mencabut ruhnya ketika wafatnya lalu disampaikan kepada Penciptanya.

Allah juga mewakilkan kepada malaikat untuk memberikan adzab dan nikmat di alam barzakh dan setelah kebangkitan.

Juga diwakilkan kepada Malaikat untuk menjalankan alat-alat nikmat dan adzab.

Malaikat akan mengokohkan/menguatkan hamba mukmin dengan izin Allah, mengajarkan kepadanya hal yang bermanfaat baginya, dan merupakan para tentara yang membelanya.

Malaikat adalah para pembela hamba di dunia dan di akhirat, menyiapkannya untuk berbuat kebaikan, mengajak kepadanya, serta mencegah dan memperingatkannya dari kejelekan.

Jadi malaikat adalah para wali dan penolong hamba, penjaga dan pengajarnya, senantiasa memberikan nasihat kepada sang hamba, dan para juru dakwah bagi hamba, serta senantiasa memohonkan ampun untuknya.

Para malaikat memberikan shalawat (do’a) terhadapa hamba selama dia mentaati Rabb-nya, bershalawat kepadanya selama dia mengajarkan kebaikan kepada umat manusia.

Malaikat memberikan berita gembira kepada hamba tentang berbagai pemuliaan dari Allah dalam mimpinya dan ketika kematiannya, serta pada hari kebangkitan.

Malaikat yang mengajak hamba untuk zuhud terhadap dunia, dan bersemangat terhadap akhirat.

Malaikat mengingatkan sang hamba ketika lupa, menjadikannya bersemangat ketika malas, menguatkannya ketika ketakutan.

Malaikat berupaya keras demi kemashlahatan dunia dan akhirat sang hamba. Mereka adalah para utusan Allah di tengah makhluk-Nya dan perintah-Nya. Para duta-Nya antara Dia dengan para hamba-Nya. Para malaikat berbondong-bondong turun dengan membawa urusan di segenap penjuru alam, dan naik kepada-Nya dengan membawa urusan.”

Ighatsah al-Lahfan, 2/125-126

Majmu’ah Manhajul Anbiya
Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button