MEREKA MENGATAKAN, “KAMI MEMERANGI AMERIKA”, PADAHAL MEREKA SEDANG MENYEBARKAN IDEOLOGI AMERIKA
Fadhīlatu asy-Syaikh al-‘Allāmah Rabī‘ bin Hādī al-Madkhalī hafizhahullah,
Tanya:
“Keluar untuk berdemonstrasi, atau melakukan revolusi dan mendidik para pemuda di atas itu, apakah termasuk manhaj Ahlus Sunnah wal Jamā‘ah ataukah tidak? Baik di negeri Islam maupun di luar negeri Islam? Apa nasihat Anda bagi siapa saja yang menjadikan hal tersebut (demonstrasi/revolusi) sebagai metode dakwah?”
Jawab:
“Ini adalah manhaj (metodologi) Karl Marx, Lenin, dan semisal mereka; bukan dari metodologi Islam. Revolusi, penumpahan darah, fitnah, dan berbagai problematika adalah metode Karl Marx dan Lenin, lalu mereka mencampurkannya dengan madzhab Khawārij, kemudian mereka menamakannya: ‘Islami’.
Seperti kebiasaan mereka—memberi label Islam pada banyak hal yang haram—muncullah istilah: Musik Islami, Sosialisme Islam, Demokrasi Islam, Disko Islami. Semuanya adalah kesesatan. Mereka membawa berbagai bencana ini dari timur dan barat, lalu mereka kemas dengan pakaian Islam, padahal Allah telah menyucikan Islam dari metode-metode tersebut.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
﴿ ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ﴾
“Berdakwahlah ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasihat yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik.”
[QS. an-Naḥl: 125]
Jihad memiliki pintu-pintu dan syarat-syaratnya, bukan dengan cara-cara marxisme yang mereka bungkus dengan label Islam. Mereka mengambil revolusi dan sosialisme dari Karl Marx dan Lenin, serta demokrasi dari Amerika, namun mereka mengatakan, ‘Kami memerangi Amerika’. Demi Allah, justru mereka sedang menjajakan ideologi Amerika, seperti multipartai, periodisasi kekuasaan, pemilu, dan demonstrasi. Semua itu adalah ideologi Amerika.
Miliaran dolar telah dikeluarkan untuk membiayai penyebaran ideologi tersebut ke seluruh dunia dan untuk menguasai bangsa-bangsa dengannya. Mereka menjadi pelayan terbesar Amerika dan penjual utama ideologi tersebut, namun mereka menuduh orang lain sebagai antek-antek Amerika.”
Kashf as-Sitār ‘Ammā Taḥmiluhu Ba‘ḍ al-Akhtār, hlm. 18–19
#lawan_amerika