AqidahManhaj

Pengingkaran al-Imam al-Albani rahimahullah terhadap Kelompok Teroris Juhaiman

๐ŸŒพ Al-Imam Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah berkata,

“Ketahuilah wahai saudara mukmin!
Sesungguhnya banyak dari manusia ketika sebagian fitnah terjadi hatinya menjadi liar dan tidak memiliki bashirah (ilmu yang meyakinkan) dalam menghadapinya, yang bashirah itu sungguh akan menampakkan kepada mereka jalan pertengahan (kebenaran) yang wajib atas mereka untuk menempuhnya dalam menghadapi fitnah tersebut.
Maka karenanya, mereka tersesat dari jalan kebenaran dengan kesesatan yang jauh.

โŒ Di antara mereka misalnya, ada yang mengikuti seseorang yang mengklaim/mengaku bahwa dirinya adalah al-Mahdi atau Nabi Isa. Seperti kelompok Al-Qadiyaniyyah (Ahmadiyyah) pengikut Mirza Ghulam Ahmad al-Qadiyani, yang awalnya dia mengaku sebagai al-Mahdi, kemudian mengaku sebagai Nabi Isa, lalu mengklaim kenabian (mengaku sebagai nabi)!

โ™จ๏ธ Seperti pula kelompok Juhaiman as-Saโ€™udi (seorang warga Saudi), yang telah mengobarkan fitnah (baca: melakukan operasi teror) di Masjidil Haram Makkah, pada permulaan tahun 1400 H! Dia mengklaim bahwa bersama komplotannya ada Al-Mahdi yang ditunggu-tunggu! Dia meminta (dengan paksa) dari kaum muslimin yang hadir di Masjidil Haram (kala itu) untuk membaiatnya! Saat (melakukan operasi terornya) itu dia diikuti oleh orang-orang rendahan, orang-orang yang kurang akalnya, dan orang-orang jahat dari kalangan pengikutnya.

๐Ÿ“„ Kemudian Allah padamkan fitnah (operasi teror) mereka setelah mereka menumpahkan banyak darah kaum muslimin, dan Allah Taโ€™ala tenangkan hamba-hamba-Nya dari kejahatan mereka.

๐Ÿ“š Ash-Shahihah 5/278

:ู‚ุงู„ ุงู„ุฅู…ุงู… ุงู„ุฃู„ุจุงู†ูŠ
ูˆุงุนู„ู… ุฃูŠู‡ุง ุงู„ุฃุฎ ุงู„ู…ุคู…ู†! ุฃู† ูƒุซูŠุฑุงู‹ ู…ู† ุงู„ู†ุงุณ ุชุทูŠุด ู‚ู„ูˆุจู‡ู… ุนู†ุฏ ุญุฏูˆุซ ุจุนุถ ุงู„ูุชู†ุŒ ูˆู„ุง ุจุตูŠุฑุฉ ุนู†ุฏู‡ู… ุชุฌุงู‡ู‡ุงุŒ ุจุญูŠุซ ุฅู†ู‡ุง ุชูˆุถุญ ู„ู‡ู… ุงู„ุณุจูŠู„ ุงู„ูˆุณุท ุงู„ุฐูŠ ูŠุฌุจ ุนู„ูŠู‡ู… ุฃู† ูŠุณู„ูƒูˆู‡ ุฅุจุงู†ู‡ุงุŒ ููŠุถู„ูˆู† ุนู†ู‡ ุถู„ุงู„ุงู‹ ุจุนูŠุฏุงู‹ุŒ ูู…ู†ู‡ู… ู…ุซู„ุงู‹ ู…ู† ูŠุชุจุน ู…ู† ุงุฏุนู‰ ุฃู†ู‡ ุงู„ู…ู‡ุฏูŠ ุฃูˆ ุนูŠุณู‰ุŒ ูƒุงู„ู‚ุงุฏูŠุงู†ูŠูŠู† ุงู„ุฐูŠู† ุงุชุจุนูˆุง ู…ูŠุฑุฒุง ุบู„ุงู… ุฃุญู…ุฏ ุงู„ู‚ุงุฏูŠุงู†ูŠ ุงู„ุฐูŠ ุงุฏุนู‰ ุงู„ู…ู‡ุฏูˆูŠุฉ ุฃูˆู„ุงุŒ ุซู… ุงู„ุนูŠุณูˆูŠุฉุŒ ุซู… ุงู„ู†ุจูˆุฉุŒ ูˆู…ุซู„ ุฌู…ุงุนุฉ (ุฌู‡ูŠู…ุงู†) ุงู„ุณุนูˆุฏูŠ ุงู„ุฐูŠ ู‚ุงู… ุจูุชู†ุฉ ุงู„ุญุฑู… ุงู„ู…ูƒูŠ ุนู„ู‰ ุฑุฃุณ ุณู†ุฉ (1400) ู‡ุฌุฑูŠุฉุŒ ูˆุฒุนู… ุฃู† ู…ุนู‡ ุงู„ู…ู‡ุฏูŠ ุงู„ู…ู†ุชุธุฑุŒ ูˆุทู„ุจ ู…ู† ุงู„ุญุงุถุฑูŠู† ููŠ ุงู„ุญุฑู… ุฃู† ูŠุจุงูŠุนูˆู‡ุŒ ูˆูƒุงู† ู‚ุฏ ุงุชุจุนู‡ ุจุนุถ ุงู„ุจุณุทุงุก ูˆุงู„ู…ุบูู„ูŠู† ูˆุงู„ุฃุดุฑุงุฑ ู…ู† ุฃุชุจุงุนู‡ุŒ ุซู… ู‚ุถู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ูุชู†ุชู‡ู… ุจุนุฏ ุฃู† ุณููƒูˆุง ูƒุซูŠุฑุงู‹ ู…ู† ุฏู…ุงุก ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู†ุŒ ูˆุฃุฑุงุญ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุงู„ุนุจุงุฏ ู…ู† ุดุฑู‡ู…

ุงู„ุตุญูŠุญุฉ” (5/ 278)

Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Baca juga
Close
Back to top button