Bantah Radikalisme

BANTAHAN TERHADAP PIHAK YANG MENGKLAIM DIRI SEBAGAI “HAIAH ULAMA LIBYA”

(cuplikan ringkas)

Aku telah melihat sebuah tulisan celaka, yang ditulis oleh pihak yang menamakan diri mereka sebagai “Komisaris Haiah Ulama Libya”. Dalam tulisan tersebut mereka membahas “masalah ilmiah” dan membantahnya. Sungguh benar-benar aku TIDAK MENDAPATI ILMU dan AKAL dalam tulisan tersebut. Itu tidak lebih hanya sebuah tulisan sebagai buah dari rasa HASAD mereka terhadap Sunnah dan Ahlus Sunnah.

Sungguh mereka telah merasakan cemeti dari al-Imam Rabi’ al-Madkhali hafizhahullah sebelum ini. Yaitu ketika pembesar mereka, Abul Hasan al-Ma’ribi keras kepala (tidak mau menerima nasehat asy-Syaikh Rabi’), dan sebelumnya Sayyid Quthb.

asy-Syaikh Rabi’ tidaklah meninggalkan satu pun bendera kesombongan/keras kepala, kecuali beliau jatuhkan dan beliau bongkar dengan ilmu.

asy-Syaikh Rabi’ memperingatkan dari para pimpinan dan pembesar mereka. Beliau memperingatkan dari kelompok-kelompok sempalan mereka dan hubungan mereka dengan Iran Majusi.

asy-Syaikh Rabi’ memperingatkan dari pemikiran-pemikiran takfir mereka.

asy-Syaikh Rabi’ memperingatkan dari buku-buku mereka.

asy-Syaikh Rabi’ memperingatkan dari demokrasi mereka. Beliau buktikan kedustaan mereka yang menyatakan bahwa mereka memerangi sekulerisme.

Di antara ucapan yang menggelikan sekaligus membuat kita sedih/menangis adalah, mereka mengatakan tentang nasehat asy-Syaikh Rabi’ tersebut : “Ini turut campur/intervensi urusan dalam negeri Libya.”

Padahal kami tidak pernah mendengar ucapan seperti itu ketika si Khawarij Ikhwani sang provokator, Wajdi Ghanim, angkat bicara dan memprovokasi tentara Libya serta mengkafirkan para pimpinan militer. Padahal kalian menyambutnya di Stasiun (Channel) An-Nabaa’

bukankah kalian minta tolong kepada « Muhammad al-‘Arifi » dalam perang kalian terhadap Libya.

bukankah kalian mengelu-elukan ucapan « Salman al-‘Audah » dalam perang kalian terhadap Libya.

Maka tulisan (nasehat) asy-Syaikh Rabi’ ini akan mengakhiri “singgasana” mereka dan akan memberikan pencerahan terhadap orang-orang yang tertipu/terpesona dengan mereka.

Oleh karena itu, mereka sangat bersegera membantah asy-Syaikh Rabi hafizhahullah.

Selengkapnya silakan baca di
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=159747

Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button