CARA AGAR BISA MENGAMBIL FAEDAH DARI BACAAN AL-QURAN KITA

Oleh / Rmd 20 1437 / Tanya Jawab

*Pertanyaan* :

“Bagaimana cara agar aku bisa mengambil faedah dari bacaan Al-Qur’an- ku di bulan Ramadhan?”

*Jawab* :

Anda –insya Allah– akan bisa mengambil faedah dari bacaan al-Qur’anul Karim jika Anda *mengikhlaskan niat* dan Anda berusaha membaca al Quran sebagaimana dahulu Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam membacanya.

Allah akan memudahkan bagi Anda memahami makna-makna dan mentadaburinya dengan beberapa hal berikut :

1. Hendaknya anda *membersihkan hati* Anda dari *noda-noda kesyirikan dan maksiat*.

Karena sesungguhnya al Quran tidak disentuh kecuali orang-orang yang bersuci, baik secara fisik maupun maknawi. Sehingga hati yang terdapat noda kesyirikan dan maksiat tidak akan bisa menyentuh makna- maknanya. Sebagaimana malaikat tidak akan masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat anjing atau gambar (makhluk bernyawa), demikian juga makna-makna al Quran tidak akan masuk ke dalam hati yang terdapat padanya anjing hawa nafsu dan gambar syahwat.

2. Hendaknya Anda *serius untuk mengerti arti makna al-Quran* walaupun dari kitab tafsir yang ringkas semisal Tafsir al-Baghawi dan Tafsir Ibnu Katsir, atau kitab Taisir Karimir Rahman karya Ibnu as-Sa’di dari kalangan ulama masa kini. Karena memahami makna-makna al-Quran adalah cara untuk mencapai tadabbur yang benar.

3. Ketika Anda membaca al-Quran *janganlah jadikan ambisi utama Anda sekedar untuk bisa mencapai akhir surat*. Saat melalui ayat yang menyeru

يا أيها الذين ءامنوا

Wahai orang-orang yang beriman

Anda berhenti sejenak dan *perhatikan dengan hati dan akal* Anda panggilan itu, karena di dalamnya akan ada kebaikan yang Allah perintahkan kepada Anda, atau kejelekan yang Allah melarang Anda darinya.

Sebagian ulama jika membaca al Quran *membawa catatan kecil* untuk mencatat di dalamnya berbagai makna yang Allah bukakan untuknya saat membaca al Quran, atau untuk mencatat pertanyaan-pertanyaan yang melintas di benaknya yang kemudian dia bisa cari jawabanya di kitab-kitab tafsir setelah selesai dari qiroah.

*Dan cara ini sangat berfaedah.*

Hendaknya seorang muslim *banyak meminta kepada Allah* agar mengajarkan dan memahamkan untuknya al-Quran, dan memberikan rizki untuknya berupa taufik untuk mengamalkan ilmu yang dia miliki,

Karena sesungguhnya barang siapa yang mengamalkan ilmu yang dia miliki maka hal itu -dengan karunia Allah- akan mewariskan baginya suatu ilmu yang belum dia miliki.

Dan Allah-lah yang memberi taufik.

Sumber : http://mohammadbazmool.blogspot.com