FatawaTanya Jawab

Tahdzir (Peringatan) dari Berpuasa pada hari ke-27 Rajab

Tahdzir (Peringatan) dari Berpuasa pada hari ke-27 Rajab

Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah ditanya tentang berpuasa pada hari ke-27 pada bulan Rajab dan menghidupkan malamnya?

Maka beliau menjawab :
“Berpuasa pada hari ke-27 bulan Rajab dan menghidupkan malam harinya, serta mengkhususkannya adalah BID’AH. Dan setiap bid’ah itu adalah sesat. (Majmu’ Fatawa Ibnu ‘Utsaimin XX/440)

Majmu’ah Manhajul Anbiya

Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button